Minggu, 02 Desember 2012

Metode Tamyiz yang terbukti bermanfaat

Berikut informasi tentang metode Tamyiz :

Dari : suaramerdeka.com


Metode Tamyiz, 100 Jam Pintar Terjemah Al Quran
KEBUMEN, suaramerdeka.com - Banyak orang menyakini untuk bisa menerjemahkan Al Quran dibutuhkan waktu belajar selama bertahun tahun. Tetapi saat ini, seiring dengan perkembangan metodologi pembelajaran, untuk bisa menerjemahkan ayat Al Quran hanya butuh waktu hitungan hari.
Bahkan dengan metode tamyiz hanya membutuhkan waktu 100 jam saja agar peserta didik yang awalnya buta tata Bahasa Arab menjadi mampu menerjemahkan Al Quran 30 juz. Metode yang dikembangkan oleh ustad Abaza MM di Pesantren Bayt Tamyiz  Indramayu itu ialah formulasi teori Nahwu Shorof Quantum yang bisa mengantarkan siapa pun yang bisa membaca Al-Qur’an menjadi pintar terjemah Al Qur’an dan kitab kuning dalam waktu singkat.
Karena keefektifannya, metode tamyiz mulai dikembangkan di sejumlah daerah. Di Kebumen, pertama kali metode  ini ditularkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong yang bekerjasama dengan Pondok Pesantren Al Kamal Desa Tambaksari, Kecamatan Kuwarasan dengan mengadakan training terjemah Al Quran dan kitab kuning dengan pola 100 jam tersebut.
Training yang digelar selama 12 hari itu diikuti oleh 400 peserta yang terdiri atas santri Pesantren Al Kamal, santri An Nur Gombong, para guru SD, MI, SMP dan SMA Muhammadiyah, hingga para jamaah masjid. Training sudah dimulai sejak 28 Juni lalu sampai 9 Juli mendatang. Waktu pembelajaran mulai pukul 07.00-16.30 WIB dengan diampu ustad dari Indramayu yakni ustad Indra, Saman, Zulkifli, dan ustad Hamdani.
  
Ketua PCM Gombong Ir HM Yahya Fuad SE mengatakan, melalui metode ini akan menghilangkan kesan selama ini bahwa belajar Al Quran itu sulit. Sebab, dengan metode tamyiz orang yang sebelumnya tidak mengerti tata bahasa Arab secara cepat mampu menerjemahkan Al Quran.
"Setelah memahami Al Quran harapannya umat Islam mampu mengamalkan semua apa yang terkandung di dalamnya," ujar Yahya Fuad kepada Suara Merdeka di sela-sela training.

Dari : http://humas.banjarkab.go.id

DENGAN METODE TAMYIZ,100 JAM MAMPU TERJEMAHKAN Al-QUR

Metode Tamyiz yang saat ini sedang dijalankan oleh Dr. Akhsin Sakho Muhammad Abaza, MM dari Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa barat yang berisi tentang sistem pembelajaran cara menterjemahkan Al-Qur
Pemerintah Kabupaten Banjar yang terdiri dari Asisten II Setda Banjar,Kepala Bagian Kesra, Kepala Seksi Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar yang dipimpin langsung Wakil Bupati Banjar Dr. H. Ahmad Fauzan Saleh juga penasaran sehingga mendantangi serta melihat secara langsung pola dan sistem pelatihannya pada, Rabu, 23 Mei 2012di yang dipusatkan di Asrama Haji Indramayu Jawa Barat.
Wakil Bupati Banjar Dr. H. Ahmad Fauzan Saleh dalam kesempatan tersebut menyampaikan, ia atas nama pemerintah Kabupaten Banjar merasa sangat ingin tau dengan metode Tamyiz yang saat ini sedang dijalankan di Kabupaten Indramayu.
Dimana dari informasi yang ia peroleh, Metode Tamyiz merupakan sebuah metode baru yang cukup epektif bagi peserta didik, karena hanya dengan 100 jam belar para peserta didik sudah mampu menterjemahkan Al-Qur'an


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar