Minggu, 16 Desember 2012

Pelatihan Orang Tua Sholeh oleh Ikatan Guru Kelompok Bermain Aisyiyah Temanggung

Melihat kecenderungan dewasa ini, banyak sekali kurang kesadaran bahwa perilaku anak banyak disebabkan dan bersumber dari perilaku orang tua. Tidak ada anak yang terlahir untuk merusak masa depannya sendiri. Sehingga keluarga merupakan aset yang sangat penting untuk melahirkan generasi bangsa yang lebih baik, sehingga orang tua selaku pendidik dirumah sudah sewajarnya jika harus dibekali dengan pengetahuan yang baik tentang pendidikan terhadap anak.
Menyadari pentingnya orangtua yang mempunya pengetahuan tentang mendidik anak dirumah, maka Ikatan Guru Kelompok Bermain Aisyiah Temanggung bekerjasama dengan Auladi Parenting School menyelenggarakan Pelatihan Orang Tua Sholeh di Aula SMK Muhammadiyah I Temanggung pada tanggal 15-16 Desember 2012. Peserta yang mengikuti sebanyak 86 orang peserta laki-laki dan perempuan dari anggota Ikatan Guru Kelompok Bermain Aisyiah Temanggung, karyawan Amal Usaha Muhammadiyah di Temanggung dan masyarakat umum. Guna membuat suasana pelatihan lebih serius dan nyaman, maka Aula SMK Muhammadiyah I Temanggung di dekorasi sehingga serasa di aula hotel lengkap dengan AC , sound sistem dan LCD Projector.
Acara pembukaan dilakukan oleh Bp. Saridjo, selaku Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Temanggung dan sambutan oleh Ibu Eny Zuhriyah selaku Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Temanggung. Dalam dua hari kegiatan selalu di mulai pukul 07.30 sampai 18.00. Untuk menjadi peserta dikenakan biaya sebesar Rp. 200.000,- dengan mendapat seminar kit, modul dan konsumsi.
Auladi Parenting School merupakan lembaga yang berpengalaman mengisi pelatihan di depan ribuan orang di 20 propinsi, lebih dari 70 kota di Indonesia yang dipimpin oleh Bp. Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari dan berkantor di Komplek Ruko Duri Dago Kav. 19 Bandung (www.auladi.org). Bp. Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari merupakan National Master Trainer Sekolah Orangtua PSPA (Program Sekolah Pengasuhan Anak) yang telah menulis buku Best Seller “Sudahkah Aku Jadi Orangtua Shalih?” Penerbit Khazanah Intelektual dan “Yuk-Jadi Orangtua Shalih” Penerbit Mizan. Juga berpengalaman mengisi seminar online untuk orang-orang Indonesia di luar negeri seperti Jerman, Jepang, dan lainnya.
Dalam paparannya Bp. Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari menyampaikan Program Sekolah Pengasuhan Anak (PSPA) yang membahas tentang sikap dan perilaku orang tua yang dapat menghambat perkembangan anak, prinsip dasar membuat anak patuh kepada orang tua tanpa disertai kekerasan , tanpa membuang energi sia-sia dengan hasil yang optimal, teknik- teknik mendengar mendengarkan pendapat anak yang efektif yang dapat mendukung jiwa dan mental anak, teknik-teknik komunikasi dalam keluarga yang dapat menimbulkan inisiatif dan rasa saling menghormati dan saling mendukung. Selain materi PSPA juga disampaikan Program Disiplin Anak (PDA), Karunia Cinta Remaja (KCR) dan Parents as Teacher (PAT).


Milad ke 30 Pondok Al Mukmin Tembarak

Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung berdiri pada tanggal 11 Muharrom 1403 / 01 Nopember 1982 didirikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tembarak. Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah terletak di Desa Purwodadi Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tenggah, 8 km arah selatan kota Temanggung, terletak di kaki Gunung Sumbing. Sejak awal berdirinya Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung menerapkan kurikulum terpadu (Integrated Curiculum), yakni memadukan kurikulum Pesantren dengan kurikulum Departemen Agama dan Departemen Pendidikan Nasional yang berlangsung secara dinamis dan seimbang. Kurikulum diajarkan melalui jenjang pendidikan; Madrasah Tsanawiyah ( MTs ), Madrasah Aliyah ( MA ). dan Sekolah Menengah Kejuruan ( S M K ). Sebagai sebuah pesantren, Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung menerapkan sistem asrama (Boarding School),dimana dalamnya tidak terlepas dari pengawasan, pembinaan dan tarbiyah. Secara umum, system ini diharapkan mampu mendukung visi dan misi pondok pesantren, yakni mempersiapkan santri agar menjadi Da’i yang faqih dalam Dienul Islam dengan memiliki Aqidah Shohihah, Akhlaq Karimah dan wawasan Ilmu Pengetahuan yang luas serta memiliki ketrampilan hidup. Milad ke-30 Pondok Pesantren AL- Mu’min muhammadiyah Tembarak temanggung merupakan salah satu sarana syiar dan infomasi kepada masyarakat luas mengenai keberadaan pondok pesantren dan fungsinya dalam masyarakat. Acara ini diharapkan mampu memberikan informasi kepada masyarakat luas, tidak hanya masyarakat Kabupaten Temanggung, tetapi juga masyarakat Jawa Tengah akan eksistensi dan keberadaan pondok pesantren Al- Mu’min. selain itu, dengan berbagai macam kegiatan yang ada didalamnya, yang bertemakan pendidikan dan kemasyarakatan, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan kemasyarakatan.
Susunan Kegiatan Milad ke-30 Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung 2012
No
Tanggal
Agenda kegiatan
Waktu
1
Senin, 17 Desember 2012
  1. Pembukaan
  2. Olimpiade Matematika dan Sains
  3. Lomba Tahfidz Al- Qur’an
  4. Lomba Pidato Dwi bahasa
Di mulai 07.30 sampai selesai


2
Rabu. 19 Desember 2012
  1. Temu kangen Alumni dan pendiri Pondok
  2. Pertemuan Ponpes Muhammadiyah se-Jawa Tengah
Di mulai 08.00 sampai selesai
3
Kamis, 20 Desember 2012
  1. Seminar Nasional
  2. Khitanan Massal bersama PKU Muhammadiyah Parakan


Di mulai 08.00 sampai selesai
4
Ahad, 23 Desember 2012
  1. Tabligh Akbar oleh Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Lc, M.Ag
  2. Pembagian Hadiah
Di mulai 08.00 sampai selesai

Jumat, 14 Desember 2012

Pelatihan dan Magang Calon Karyawan Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Surya Amanah Temanggung

  Untuk menindaklanjuti rencana mewujudkan Lembaga Keuangan Syariah Muhammadiyah di Temanggung, Majelis Ekonomi & Kewirausahaan Muhammadiyah Temanggung mengirim Calon Karyawan Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Surya Amanah Temanggung untuk mengikuti Pelatihan dan Magang di PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN BTM Pusat BTM Jawa Tengah di Jl. S.Parman No.183 Wiradesa Pekalongan 51152 Jawa Tengah Telp. (0285) 4414.446. Calon Karyawan ini merupakan hasil seleksi mulai tanggal 29 September 2012, yang meliputi Test Tertulis dan Wawancara, yang kesemuanya menggunakan jasa konsultasi dari Pusat BTM Jawa Tengah. Karyawan yang dikirim ke Pusat BTM Jawa Tengah adalah 7 orang yaitu Kiki Rihardini (Temanggung), Dewi Ayuni Rahmawati (Kranggan), M. Rizal Muttaqien (Temanggung) , Ika Sulistyorini (Sukorejo), Andini Afriliana Tuankotta (Temanggung), Teguh Isnaeni (Tembarak), dan Esty Purwaningsih (Parakan).
Pelatihan ini merupakan Pelatihan Dasar Pengelola BTM, dimulai tanggal 10-15 Desember 2012 dan dilanjutkan magang tanggal 17-22 Desember di BTM sekitar kota Pekalongan. Calon Karyawan BTM Surya Amanah ini diharapkan sudah siap kerja dan siap mengelola BTM Surya Amanah Temanggung pada awal Januari 2013. Rombongan diantar oleh Pengurus Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Muhammadiyah Temanggung, yaitu oleh Bp. Ir. Marjono (Bendahara), Nurcholis (Sekretaris) dan Ir. Samsul Hadi,MT. (Anggota) serta dukungan Bp. Trimo (Driver).
Kegiatan Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara mengelola Baitut Tamwil Muhammadiyah dengan baik dan amanah, terwujudnya standarisasi kelembagaan dan sistem pengelolan serta kualitas Sumber Daya Insani Pengawas, Pengurus dan Pengelola lembaga keuangan mikro di lingkungan Muhammadiyah di seluruh Indonesia dan berdasarkan hasil evaluasi pelatihan, dapat diketahui bakat dan kemampuan masing-masing calon pengelola, sehingga penempatan mereka ke dalam bidang tugas yang ada diarahkan sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing.
Pusat BTM Jawa Tengah merupakan lembaga yang di beri tugas oleh PP Muhammadiyah untuk membantu pendirian dan pengembangan BTM di seluruh Indonesia, yang menyediakan jasa konsultasi Pendirian BTM, Pelatihan sumber daya manusia BTM, Seminar dan Lokakarya yang juga menyediakan tempat pelatihan, penginapan yang aman dan nyaman, modul traning, jaringan pemagangan dan konsultasi teknis BTM.
 

Rabu, 12 Desember 2012

MENGUPAS BATASAN BID’AH DAN SYIRIK

Oleh H. Bisyron Muhtar, S.Ag.

PERBEDAAN TENTANG BATASAN BID’AH
 Para ulama memang berbeda pendapat ketika mendefinisikan bid’ah. Definisi oleh para ulama tentang istilah ini ada sekian banyak versi. Hal itu lantaran persepsi mereka atas bid’ah itu memang berbeda-beda. Sebagian mereka ada yang meluaskan pengertiannya hingga mencakup apapun jenis yang baru (diperbaharui), sedangkan yang lainnya menyempitkan batasannya. Dalam Ensiklopedi Fiqih jilid 8 keluaran Kementrian Wakaf dan Urusan Ke-Islaman Kuwait halaman 21 disebutkan bahwa secara umum ada dua kecenderungan orang dalam mendefinisikan bid’ah. Yaitu kecenderungan menganggap apa yang tidak  di masa Rasulullah SAW sebagai bid’ah meski hukumnya tidak selalu sesat atau haram. Dan kedua adalah kecenderungan untuk mengatakan bahwa semua bid’ah adalah sesat.  Tetapi kalau kita tarik garis umum, paling tidak ada dua kecenderungan ulama dalam masalah ini.

Kelompok Pertama
Mereka yang meluaskan batasan bid’ah itu mengatakan bahwa bid’ah adalah segala yang baru diada-adakan yang tidak ada dalam kitab dan sunnah. Baik dalam perkara ibadah ataupun adat. Baik pada masalah yang baik atau yang buruk.
a.  Tokoh
Di antara para ulama yang mewakili kalangan ini antara lain adalah Al-Imam Asy-Syafi’i dan pengikutnya seperti Al-’Izz  ibn  Abdis  Salam,  An-Nawawi, Abu Syaamah. Sedangkan dari kalangan Al-Malikiyah ada Al-Qarafi dan Az-Zarqani. Dari kalangan Hanafiyah seperti Ibnul Abidin dan dari kalangan Al-Hanabilah adalah Al-Jauzi serta Ibnu Hazm dari kalangan Dzahiri. Bisa kita nukil pendapat Al-Izz bin Abdis Salam yang mengatakan bahwa bid`ah perbuatan yang tidak terjadi pada masa Rasulullah SAW, yang terbagi menjadi  lima hukum. Yaitu bid’ah wajib, bid’ah haram, bid’ah mandub (sunnah), bid’ah makruh dan bid’ah mubah.
b.  Contoh
Contoh bid’ah wajib misalnya belajar ilmu nahwu yang sangat vital untuk memahami kitabullah dan sunnah rasulnya. Contoh bid’ah haram misalnya pemikiran dan fikrah yang sesat seperti Qadariyah, Jabariyah, Murjiah dan Khawarij. Contoh bid’ah mandub (sunnah) misalnya mendirikan madrasah, membangun jembatan dan juga shalat tarawih berjamaah di satu masjid. Contoh bid’ah makruh misalnya menghias masjid atau mushaf Al-Quran. Sedangkan contoh bid’ah mubah misalnya bersalaman setelah shalat.
c.  Dalil
Pendapat bahwa bid’ah terbagi menjadi  lima kategori hukum didasarkan kepada dalil-dalil berikut: Perkataan Umar bin Al-Khattab ra. tentang shalat tarawih berjamaah di masjid bulan Ramadhan yaitu: “Sebaik-baik bid’ah adalah hal ini”. Ibnu Umar juga menyebut shalat dhuha’ berjamaah di masjid sebagai bid’ah yaitu jenis bid’ah hasanah atau bid’ah yang baik.
Hadits-hadits yang  dijadikan hujjah untuk  membagi  bid’ah  menjadi  bid’ah  hasanah  dan bid’ah dhalalah seperti hadits berikut: “Siapa yang mensunnahkan sunnah hasanah maka dia mendapat ganjarannya dan ganjaran orang yang mengamalkannya hingga hari qiyamat. Siapa yang mensunnahkan sunnah sayyi’ah (kejelekan), maka dia mendapatkan ganjaran dan ganjaran orang yang mengamalkannya hingga hari qiyamat”. (Muslim : 1017)

Kajian lengkap klik disini


Pelatihan Pintar Terjemah Al Qur’an dan Baca Kitab Kuning di Temanggung

Muhammadiyah Temanggung menyelanggarakan Pelatihan Pintar Terjamah Al Qur’an dan Baca Kitab Kuning sistem 100 jam dengan metode TAMYIZ mulai tanggal 3 Desember 2012 di SMK Muhammadiyah Temanggung setiap hari Senin dan Kamis jam 14.00-17.00. Kegiatan ini diasuh oleh Uztad Khozin dari Wonosobo. Uztad Khozin merupakan pegawai di Kementrian Agama Wonosobo yang telah mengikuti pelatihan metode Tamyiz di Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu Jawa Barat yang dipimpin oleh Ustad Abaza, MM.
Untuk angkatan I di Temanggung, diikuti oleh 80 orang peserta dari berbagai kalangan yaitu Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pengurus Majelis , Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah, Karyawan Amal Usaha Muhammadiyah, Jama’ah Kaliah Subuh Ahad Pagi Temanggung dan anggota Muhammadiyah lainnya. Untuk tingkatan umur peserta bervariasi dari umur 20 tahun sampai 70 tahun. Para peserta berharap dengan metode Tamyiz ini bisa membuka kesempatan baru untuk bisa belajar Al Qur’an dengan lebih baik dan cepat. Para peserta terkesan dengan cara yang digunakan untuk mengajar dengan cara bernyayi dan menggunakan gerakan tertentu, sehingga menyenangkan dan mudah dimengerti. Sehingga waktu pertemuan selama 2 jam tidak dirasakan lama dan menjemukan. Terbukti pad jam 13.45 sebagian besar peserta sudah datang dan mulai latihan menghafal yang dikemas dalam bentuk lagu.Untuk pelatihan peserta dikenakan biaya sebesar Rp. 200.000,- untuk 20 kali atau Rp. 10.000,- untuk satu kali pertemuan , sudah termasuk buku panduan.
Dalam pertemuan ke 2 dihadiri oleh Bp. H. Drs. Asy’ari Muhadi , MA. dari PDM Temanggung, yang mencermati metode Tamyiz ini. Beliau mengatakan bahwa metode ini seharusnya diajarkan kepada guru-guru di lingkungan Perguruan Muhammadiyah, sehingga bisa menjadi kurikulum andalan dan unggulan di sekolah Muhammadiyah, sehingga dengan momentum metode Tamyiz ini bisa menjadi gerakan kebangkitan Islam dalam mengembangkan keilmuannya dan dapat mencetak da’i-da’I baru di lingkungan Muhammadiyah Temanggung . Sedangkan Bp. Agus Effendi,M.Ag. yang hadir dalam pertemuan ke 3 mengatakan bahwa sebaiknya nantinya dari Muhammadiyah Temanggung bisa mencetak guru atau tutor untuk metode Tamyiz dengan mengirim calon tutor ke Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu Jawa Barat, karena metode ini mudah dipahami dan cepat dimengerti.
Untuk Pimpinan Muhammadiyah Daerah Kabupaten Kebumen, pertama kali metode  ini ditularkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong yang bekerjasama dengan Pondok Pesantren Al Kamal Desa Tambaksari, Kecamatan Kuwarasan dengan mengadakan training yang digelar selama 12 hari itu diikuti oleh 400 peserta yang terdiri atas santri Pesantren Al Kamal, santri An Nur Gombong, para guru SD, MI, SMP dan SMA Muhammadiyah, hingga para jamaah masjid. Training sudah dimulai sejak 28 Juni lalu sampai 9 Juli mendatang. Waktu pembelajaran mulai pukul 07.00-16.30 WIB dengan diampu ustad dari Indramayu yakni ustad Indra, Saman, Zulkifli, dan ustad Hamdani. Ketua PCM Gombong Ir HM Yahya Fuad SE mengatakan, melalui metode ini akan menghilangkan kesan selama ini bahwa belajar Al Quran itu sulit. Sebab, dengan metode tamyiz orang yang sebelumnya tidak mengerti tata bahasa Arab secara cepat mampu menerjemahkan Al Quran. Setelah memahami Al Quran harapannya umat Islam mampu mengamalkan semua apa yang terkandung di dalamnya.
 
 



Minggu, 02 Desember 2012

Metode Tamyiz yang terbukti bermanfaat

Berikut informasi tentang metode Tamyiz :

Dari : suaramerdeka.com


Metode Tamyiz, 100 Jam Pintar Terjemah Al Quran
KEBUMEN, suaramerdeka.com - Banyak orang menyakini untuk bisa menerjemahkan Al Quran dibutuhkan waktu belajar selama bertahun tahun. Tetapi saat ini, seiring dengan perkembangan metodologi pembelajaran, untuk bisa menerjemahkan ayat Al Quran hanya butuh waktu hitungan hari.
Bahkan dengan metode tamyiz hanya membutuhkan waktu 100 jam saja agar peserta didik yang awalnya buta tata Bahasa Arab menjadi mampu menerjemahkan Al Quran 30 juz. Metode yang dikembangkan oleh ustad Abaza MM di Pesantren Bayt Tamyiz  Indramayu itu ialah formulasi teori Nahwu Shorof Quantum yang bisa mengantarkan siapa pun yang bisa membaca Al-Qur’an menjadi pintar terjemah Al Qur’an dan kitab kuning dalam waktu singkat.
Karena keefektifannya, metode tamyiz mulai dikembangkan di sejumlah daerah. Di Kebumen, pertama kali metode  ini ditularkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong yang bekerjasama dengan Pondok Pesantren Al Kamal Desa Tambaksari, Kecamatan Kuwarasan dengan mengadakan training terjemah Al Quran dan kitab kuning dengan pola 100 jam tersebut.
Training yang digelar selama 12 hari itu diikuti oleh 400 peserta yang terdiri atas santri Pesantren Al Kamal, santri An Nur Gombong, para guru SD, MI, SMP dan SMA Muhammadiyah, hingga para jamaah masjid. Training sudah dimulai sejak 28 Juni lalu sampai 9 Juli mendatang. Waktu pembelajaran mulai pukul 07.00-16.30 WIB dengan diampu ustad dari Indramayu yakni ustad Indra, Saman, Zulkifli, dan ustad Hamdani.
  
Ketua PCM Gombong Ir HM Yahya Fuad SE mengatakan, melalui metode ini akan menghilangkan kesan selama ini bahwa belajar Al Quran itu sulit. Sebab, dengan metode tamyiz orang yang sebelumnya tidak mengerti tata bahasa Arab secara cepat mampu menerjemahkan Al Quran.
"Setelah memahami Al Quran harapannya umat Islam mampu mengamalkan semua apa yang terkandung di dalamnya," ujar Yahya Fuad kepada Suara Merdeka di sela-sela training.

Dari : http://humas.banjarkab.go.id

DENGAN METODE TAMYIZ,100 JAM MAMPU TERJEMAHKAN Al-QUR

Metode Tamyiz yang saat ini sedang dijalankan oleh Dr. Akhsin Sakho Muhammad Abaza, MM dari Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa barat yang berisi tentang sistem pembelajaran cara menterjemahkan Al-Qur
Pemerintah Kabupaten Banjar yang terdiri dari Asisten II Setda Banjar,Kepala Bagian Kesra, Kepala Seksi Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar yang dipimpin langsung Wakil Bupati Banjar Dr. H. Ahmad Fauzan Saleh juga penasaran sehingga mendantangi serta melihat secara langsung pola dan sistem pelatihannya pada, Rabu, 23 Mei 2012di yang dipusatkan di Asrama Haji Indramayu Jawa Barat.
Wakil Bupati Banjar Dr. H. Ahmad Fauzan Saleh dalam kesempatan tersebut menyampaikan, ia atas nama pemerintah Kabupaten Banjar merasa sangat ingin tau dengan metode Tamyiz yang saat ini sedang dijalankan di Kabupaten Indramayu.
Dimana dari informasi yang ia peroleh, Metode Tamyiz merupakan sebuah metode baru yang cukup epektif bagi peserta didik, karena hanya dengan 100 jam belar para peserta didik sudah mampu menterjemahkan Al-Qur'an


Jumat, 30 November 2012

Pelatihan Cara Cepat untuk Pintar Terjemah Al Qur'an dan Baca Kitab Kuning

 
Muhammadiyah Temanggung menyelenggarakan "Pelatihan Cara Cepat Pintar Terjemah Al Qur'an dan Baca Kitab Kuning dalam waktu 100 jam  dengan metode TAMYIZ". Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis jam 14.00 - 16.30 di SMK Muhammadiyah I Temanggung Jl. Dr. Sutomo 288 Temanggung. Adapun pengasuhnya adalah Bp. Drs. Khozin dari PDM WOnosobo. Untuk kelas I/2012 dimulai pada hari Senin 3 Desember 2012. Biaya pelatihan keseluruhannya adalah Rp. 200.000,- untuk 20 kali pertemuan sudah termasuk modul materi pelatihan. Bagi yang berminat bisa menghubungi Sdr. Safi'i di Kantor PDM Temanggung , Jl. Dr. Sutomo 288 Temanggung.




Gita Muharram 1434 H di MI Muhammadiyah Purwodadi Tembarak


Sabtu, 17 November 2012 bertepatan dengan 3 Muharram 1434 Hijriyah MI Muhammadiyah Purwodadi Tembarak  mengadakan acara Gita Muharram 1434 H dalam rangka Menyongsong Satu Abad Muhammadiyah dan Peringatan Tahun Baru Islam yang digelar secara sederhana namun meriah. Diikuti oleh seluruh siswa MI Muhammadiyah Purwodadi, siswa/siswi TK. Aisyiyah Bustanul Athfal Purwodadi, orangtua siswa MI/TK, komite, dan beberapa pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Kegiatan yang merupakan kerja sama antara MI Muhammadiyah dan TK. ABA Purwodadi ini mengangkat tema “Kukuhkan Persaudaraan, Tingkatkan Kreativitas, dan Raih Prestasi”. Pra acara dimulai sekitar pukul 07.30 dengan ikrar bersama dilanjutkan dengan berbagai pentas seni dari TK sampai kelas VI MI Muhammadiyah Purwodadi. Kemudian pukul 10.00 dibacakan surat-surat pendek dari siswa TK. ABA sebagai pembuka acara inti Gita Muharram 1434 H.
“Tujuan diadakannya acara ini adalah agar para siswa mengingat bahwa ada yang namanya Tahun Baru Islam yakni Tahun Barunya bagi Ummat Islam di seluruh penjuru dunia bukan hanya Tahun Baru masehi saja yang sering diidam-idamkan oleh khalayak orang  sehingga jarang orang ingat dengan Tahun Baru islam”, tutur Masun Adib selaku Ketua Panitia dalam sambutan pembukaan. Disamping sebagai ajang silaturrahmi atau kegiatan bersama antara masyarakat sekolah dengan orangtua siswa, lingkungan sekolah, dan pengurus Muhammadiyah/Aisyiyah, tambahnya.
Dalam sabutannya, komite madrasah menegaskan, bahwa Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam sistem kalender Islam. Oleh karena itu, salah satu momentum yang sangat penting bagi umat Islam yaitu menjadikan pergantian tahun baru Islam sebagai sarana umat Islam untuk muhasabah terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan dan rencana ke depan yang lebih baik lagi. Momentum perubahan dan perbaikan menuju kebangkitan, kemajuan, atau peningkatan yang seharusnya dilakukan oleh madrasah yang kita cintai ini.
Kegiatan ini diisi ceramah oleh Ustadz Wahyono, S.Pd.I Kepala TK. Aisyiyah Bustanul Athfal Magelang, yang merupakan satu-satunya kepala putra untuk tingkat sekolah taman kanak-kanak di Kabupaten Magelang. Sekolah yang dikelolanya sampai saat ini sudah mencapai 470 peserta didik, dengan kapasitas 20 kelas, 100 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Sebelum menjabat sebagai kepala TK. Aisyiyah Bustanul Athfal Magelang, beliau juga pernah mengajar di tingkat sekolah dasar, sekolah lanjutan tingkat pertama, dan sekolah lanjutan tingkat atas.
Pada kesempatan ini, beliau menyampaikan kepada orangtua siswa tentang suri ketauladanan semangat Nabi Besar Muhammad Saw. dalam membela kebenaran dan keadilan sehingga dapat kita jadikan sebagai acuan pengabdian kita kepada Bangsa, Negara, dan Agama.
Lebih dari itu, kata beliau, “Pendidikan anak merupakan hal yang sangat penting dalam islam, bahkan merupakan pilar utama dalam islam. Banyak contoh dari Rasululloh Saw. tentang metode pendidikan anak, bahkan ajaran islam tidak bisa dibandingkan teori di luar islam dalam menjadikan anak sholih dan sholihah.”
“Mendidik Anak agar menjadi anak yang baik segalanya mungkin adalah hal yang sulit bagi sebagian orangtua, terlebih jika anak itu telah mengetahui lingkungan dan kondisi sekitarnya. Berbagai cara mungkin telah dilakukan oleh kita namun hasilnya belum maksimal. Ya, ini dikarenakan Cara Mendidik kita  yang mungkin salah ketika anak itu masih belum mengenal lingkungan.” papar ustadz Wahyono, S.Pd.I.
“Anak sangat mudah mengikuti perkembangan di lingkungannya, cara bicara, kondisi psikis, kondisi dan berbagai kondisi sangat mudah di ingat dalam pikiran anak walau anak itu sebenarnya belum bisa berinteraksi dengan lingkungan. Oleh karena itu, berhatilah kita jika sedang dekat dengan anak kita yang masih kecil, berhati-hati gimana? Berhati-hati untuk tidak berbicara kasar, berhati-hati untuk tidak meluapkan emosi, berhati-hati untuk tidak membiasakan bergombal dan bergosip dengan orang lain di depan anak kita. Karena itu, akan direkamnya dan ingatannya kuat hingga anak itu muncul dewasa dan meniru yang kita lakukan dulunya di depan anak kita.”
“Mendidik Anak bukanlah perkara yang mudah sehingga jika kita orangtua baru kita pertu benar-benar memperhatikan anak kita, karena waktu itulah anak akan merekam kondisi psikis dan tingkah kita”. tandas ustadz Wahyono, S.Pd.I. dalam ceramahnya.
Serangkaian acara pada Gita Muharram 1434 H di MI Muhammadiyah Purwodadi diakhiri dengan pembagian doorprize dari sponsor baik kepada siswa/siswa maupun kepada orangtua siswa. (firoh,s.pd)






Minggu, 25 November 2012

Dhulhijjah Semangat di RS PKU Muhammadiyah Temanggung

Dhulhijjah 1433 H dipenuhi beberapa acara yang diharapkan membawa angin segar perubahan yang nyata di RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Diawali serangkaian acara yang dimaksudkan untuk peningkatan kualitas SDM yaitu apel milad dan akreditasi RS PKU Muhammadiyah Temanggung yang ke 23 bertepatan dengan 12 Oktober 2012.
Apel diselenggakan di parkir timur RS PKU Muhammadiyah Temanggung dihadiri oleh seluruh karyawan, manajemen dan MPKU. Selain ditujukan sebagai sebuah sarana silaturrahim seluruh civitas hospitalia, acara ini juga kental muatan motivasi untuk meningkatkan patient safety (keamanan pasien) dan peningkatan kualitas layanan. Direktur memberikan beberapa pengarahan terkait kunci-kunci keamanan layanan dan mengajak semua yang hadir untuk mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar sesuai kaidah WHO. Cara paling sederhana untuk mencegah penularan penyakit.
Bp Chozin Chularyo selaku ketua MPKU memberikan pesan agar seluruh karyawan memberikan pelayanan terbaiknya kepada seluruh pasien yang berkunjung ke RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Beliau juga menyampaikan pesan ucapan terima kasih dari salah seorang tokoh MUI yang sempat sakit dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Temanggung dengan merasa puas. Hal ini diharapkan menjadi motivasi agar ke depan peningkatan kualitas layanan dapat terus dilakukan. 
Acara kedua adalah Iedul Adha di lingkungan RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Pelaksanaan sholat Iedul Adha diselenggarakan di lapangan parkir RS PKU Muhammadiyah Temanggung dihadiri warga sekitar dan karyawan RS PKU Muhammadiyah. Kali ini RS PKU Muhammadiyah Temanggung menyembelih 2 ekor sapi. 
PHBI (Panitia Hari Besar Islam) melibatkan karyawan dari masing-masing unit sehingga nampak syiar dan kebersamaan di lingkungan RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Daging yang dihasilkan kemudian dibagikan pada seluruh karyawan, para shohibul qurban serta desa-desa yang membutuhkan.
Acara berikutnya adalah acara yang masih dirangkaikan dengan kegiatan akreditasi dan menggunakan moment milad RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan berusaha mengakrabkan karyawan dalam kelompok-kelompok . Pelaksanaan kegiatan di luar ruangan ini diawali dengan praktik cuci tangan (Hand Hygiene), simulasi mengatasi kebakaran dengan pemakaian Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan evakuasi pasien. Kemudian dilanjutkan dengan outbound di area seputar rumah sakit dan persawahan radius 500 meter di sekitarnya. Sebuah kegiatan yang cukup sederhana namun membawa pengaruh kebersamaan dan semangat yang luar biasa. Insyaallah membuat semua yang terlibat merasakan suntikan semangat untuk memberikan pelayanan dengan jauh lebih baik di hari-hari sesudahnya.Semoga…
Sumber : Mimin-RS PKU Muh TMG( min adadiyah:  minsudarno@gmail.com )
 

 
 

SD MUHAMMADIYAH PARAKAN TRADISI RESTASI

Mutiara Charrisa Putri Nugraheni siswi kelas IV SD Muhammadiyah Parakan putri pasangan bapak Kusman dan Ibu Dyah Esti Yustiti berangkat ke Jakarta dalam rangka mengikuti babak final kompetisi Studi Islam dan Matematika Fakhrudin Ar- Razi Competition ( FRC) 2012 yang dilaksanakan pada hari Sabtu 16 November 2012 setelah sebelumnya berhasil menggungguli para pesaingnya pada babak penyisihan yang berlangsung di Magelang pada bulan Oktober 2012. Mutiara yang baru duduk di kelas IV tersebut mengaku tidak mengira akan lolos kebabak final karena menurutnya babak penyisihan berlangsung sangat ketat mengingat banyaknya peserta yang rata-rata merupakan siswa-siswi terbaik perwakilan dari sekolah-sekolah ternama di Jawa Tengah dan DIY. Selain itu menurutnya soal-soal yang dikerjakan pada babak penyisihan sangatlah sulit.
Lalu apakah rahasianya sehingga Mutiara berhasil lolos ke babak final tingkat nasional? Gadis belia yang suka humor ini bercerita bahwa keberhasilan ini dia raih karena beberapa faktor, diantaranya karena dukungan penuh dari bapak dan ibu dirumah, selain itu dukungan dan bimbingan dari sekolah dan guru pendamping sangat besar. Sekolah selalu memfasilitasi murid-murid demi prestasi terbaik. Pemberian materi tambahan diberikan hampir setiap hari sebagai bekal untuk mengikuti perlombaan.
Prestasi menggembirakan juga diperoleh Anjar Asmarani siswi kelas VI SD Muhammadiyah Parakan putri pasangan bapak Mulus Wiryo Atmojo dan Ibu Istiadah berangkat ke Surabaya dalam rangka mengikuti babak final Mathematics Competition Revolution ( MCR ) 2012 FMIPA Universitas Negeri Surabaya yang dilaksanakan pada hari Sabtu 16 November 2012 setelah sebelumnya berhasil menggungguli para pesaingnya pada babak penyisihan yang berlangsung di Magelang pada bulan Oktober 2012. Anjar Asmarani siswi kelas VI tersebut mengaku tidak mengira akan lolos kebabak final karena menurutnya babak penyisihan berlangsung sangat ketat mengingat banyaknya peserta yang rata-rata merupakan siswa-siswi terbaik perwakilan dari sekolah-sekolah ternama di Jawa Tengah dan DIY. Selain itu menurutnya soal-soal yang dikerjakan pada babak penyisihan sangatlah sulit.
Dengan keberhasilan salah satu siswanya untuk mengikuti babak final FRC 2012 tingkat nasional, dan mengikuti babak final Mathematics Competition Revolution ( MCR ) 2012 FMIPA Universitas Negeri Surabaya , SD Muhammadiyah Parakan kembali membuktikan bahwa tradisi juara memang sudah menjadi budaya sekolah, karena pada setiap tahun SD Muhamadiyah Parakan selalu berhasil meloloskan duta –duta terbaiknya dalam ajang kompetisi bergengsi baik tingkat kabupaten, propinsi maupun tingkat nasional . Hal ini menjadi indikasi bahwa proses belajar mengajar di SD Muhammadiyah Parakan berlangsung dengan sukses.

Selasa, 20 November 2012

Larangan Berbantah-bantahan masalah Takdir

 PENJELASAN KITAB SYARHUS SUNAH  (Imam Al Barbahari)
Oleh Bp. Bp. Agus Effendi, M.Ag. 
Disampaikan dalam Kajian Malam Rabu Muhammadiyah Temanggung, tanggal 13 Nopember 2012 Alhamdulillah kita masih berjumpa lagi dalam rangka meningkatkan ketaqwaan kita dengan menambah ilmu, Allah menggaris bawahi bahwa tidak sama antara orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu.  Dengan ilmu agama yang benar, maka seseorang semakin  tinggi ilmunya semakin besar rasa takut pada Allah.
PASAL 67
  
67. Berbicara tanpa dasar, berbantah-bantahan dan beradu argumentasi terutama dalam masalah takdir menurut semua firqah dilarang keras sebab masalah takdir merupakan rahasia Allah dan Rabb telah melarang  para Nabi berbicara soal takdir serta Rasulullah  juga melarang berbantah-bantahan dalam masalah takdir. Begitu pula para sahabat Nabi, Tabi'in, para ulama sunnah dan Ahli wara' sangat membenci setiap pembicaraan masalah takdir dan melarang berbantah-bantahan dalam perkara takdir. Maka cukuplah bagimu bersikap tunduk patuh, menetapkan dan beriman serta menyakini apa yang telah diucapkan Rasulullah  segala perkara dan mendiamkan selain perkara itu.

 Dalam masalh ini ada hadist dhoif yang  diriwayatkan  oleh  Abu  Nu’aim  di  dalam  Al  Hilyah (VI/182) dari Ibnu Umar, dia berkata Rasulullah bersabda :  ”Janganlah  kalian  berbicara mengenai takdir, karena sesungguhnya takdir itu adalah rahasia Allah, maka janganlah kalian membuka rahasia Allah.” Hadist ini didhoifkan oleh Al Albani di dalam Dhoif Al Jami’ (4.131).
Sebagaimana dalam hadist Amr bin Su’aib dari bapaknya, dari kakeknya, dia berkata: Rasulullah keluar menemui para sahabatnya dan waktu itu mereka sedang berbantah-bantahan dalam masalah takdir, waktu  itu wajah Rasulullah terlihat seperti buah delima yang  dibelah karena marah, kemudian beliau bersabda  : “ Seperti inilah kalian diperintahkan atau untuk hal inikah kalian diciptakan, kalian membenturkan Al Qur’an sebagiannya dengan yang lain ? Disebabkan hal inilah umat-umat sebelum kalian binasa.”  Hadist  riwayat Ibnu Majah  (85) dan lainnya, dishohihkan oleh Al Albani dalam Ath-Thohawiyah (288).
Penjelasan:
Siapapun yang berdebat masalah takdir mesti ramai dan tidak akan selesai, karena banyak penjelasan dalam takdir yang merupakan rahasia Allah, jadi manusia tidak mampu menjelaskannya. Ada kisah  dari Imam Abu Hanifah, yang sedang menjelaskan bahwa manusia diciptakan dari tanah, iblis dan jin diciptakan dari api. Jin, Iblis dan hamba Allah yang dilaknat akan dimasukkan kedalam neraka dan itu siksaan bagi mereka. Salah satu orang tertawa mendengar penjelasan tersebut, karena ia berpendapat iblis dan jin diciptakan dari api, maka kalau di masukkan dalam api neraka berarti tidak ada pengaruhnya dan bukan siksaan. Imam Abu Hanifah dalam menjelaskan hal tersebut mengambil sebuah wadah dari tembikar (terbuat dari tanah yang dibakar) dan memukulkan tembikar tersebut ke orang tersebut sampai wadah tersebut hancur. Marahlah orang tersebut dan Imam Abu Hanifah menjelaskan : “Janganlah kamu marah, bukankah manusia diciptakan dari tanah ? Bukankah tembikar ini dibuat dari tanah ? Bukankah terasa sakit manusia yang tercipta dari tanah di pukul tembikar yang terbuat  dari  tanah  ?” Orang tersebut menjawab : iya dan iya. Dan diamlah orang tersebut dan diam pula Imam Abu Hanifah.
Ilustrasi diatas mejelaskan banyak hal yang tidak dapat dijakau dengan akal manusia, seperti halnya takdir. Jadi berkenaan dengan takdir maka sikap kita adalah :
1.  Maka cukuplah bagimu bersikap tunduk patuh atau menerima
2.  menetapkan atau menerima apa adanya
3.  beriman serta menyakini apa yang telah diucapkan Rasulullah  segala perkara 
4.  Bersikap mendiamkan perkara yang didiamkan (tidak dijelaskan) oleh Rasulullah.
 
Penjelansan lengkap klik disisni
 

 

Minggu, 18 November 2012

LONG MARCH TAPAK SUCI TEMANGGUNG


 Bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1434 H atau tanggal 15 Nopember 2012, Pimpinan Daerah Tapak Suci Muhammadiyah Temanggung menyelenggarakan Long March seluruah kader dan siswa Tapak Suci se Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini dikuti oleh 1.255 kader dan siswa Tapak Suci, yaitu utusan dari :

1
MI Muhammadiyah Kalibanger Gemawang
70
2
MI Muhammadiyah Purwodadi Tembarak
55
3
MTs dan MA Muhammadiyah Al Mu'min Tembarak
150
4
PAY Muhammadiyah Putra dan Putri
85
5
Pondok Assalam Kranggan
500
6
SD Muhammadiyah Bengkal Kranggan
40
7
SD Muhammadiyah Ngadirejo
70
8
SD Muhammadiyah Parakan
110
9
SD Muhammadiyah Temanggung
7
10
SMA Muhammadiyah Temanggung
10
11
SMK Muhammadiyah AL Mu'min Tembarak
50
12
SMK Muhammadiyah Ngadirejo
73
13
SMP Muhammadiyah Bengkal Kranggan
35


1,255
 Long March di mulai dari Komplek Perguruan Muhammadiyah Bengkal Kranggan, dengan upacara pelepasan yang dilakukan oleh Bp. Bani Sukron, M.Pd. selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Temanggung. Dalam sambutannya Bp. Bani Sukron, M.Pd. menyampaikan pentingnya kader dari Tapak Suci yang dapat dijadikan kader utama dari Persyarikatan Muhammadiyah. Keberhasilan perkaderan di Tapak Suci akan sangat mempengaruhi potensi kader di Muhammadiyah.
Selanjutnya rute long march dilanjutkan ke Desa Bengkal, Plumbon, Bagusan, Gambasan, Kacepit, Tembarak, Menggoro, Greges, Nampirejo, Mudal dan berakhir di SMA Muhammadiyah I Temanggung yang berjarak kurang lebih 14 KM. Di Desa Menggoro Tembarak peserta disambut oleh Ibu-ibu Aisyiyah Ranting Menggoro yang telah mempersiapkan tempat istirahat, minuman dan snack yang dipersiapkan dalam jumlah yang mencukupi. Menurut Bp. Shobirun yang merupakan pengurus PRM Menggoro Tembarak, bahwa penyambutan ini spontanitas setelah ada pemberitahuan dari Panitia, sehingga PRM Menggoro bekerjasama dengan PRA Menggoro mempersiapkan minuman dan snack. Dan setelah melihat peserta long march  sangat terharu dan gembira, karena kegiatan seperti ini jarang dilaksanakan.
Untuk kegiatan ini panitia juga bekerjasama dengan RS. PKU Muhammadiyah Temanggung untuk persiapan bantuan kesehatan. RS. PKU Muhammadiyah merespon kegiatan ini dengan mengirim satu mobil ambulan dengan 3 orang tenaga medis yang mengikuti terus long march sampai selesai. Yang banyak ditangani tim medis RS. PKU Muhammadiyah Temanggung adalah anak –anak SD yang kelelahan karena belum sarapan atau memang kondisi yang tidak fit.
Secara umum acara long march ini sukses, terutama untuk menggerakkan semangat kader dan siswa Tapak Suci. Menurut salah satu panitia, Bp. Karyanto, kegiatan ini kan semarak jika bisa diikuti oleh semua sekolah Muhammadiyah dan dapat digabung dengan kegiatan Hisbhul Wathan (HW), sehingga dapat meningkatkan semangat berorganisasi di Muhammadiyah.