Sabtu, 21 Juli 2012

MENDIDIK KEBERANIAN SANTRI PUTRI



Setelah berkutat dengan aktivitas rutin selama 6 (enam) bulan santri PAY Putri Muhammadiyah Temanggung mengadakan wisata petualang alam dengan media sungai yang arusnya deras dan dalam. Para santri meneyebutnya dengan istilah “Wisata Adventure” atau Wisata Petualang yaitu dengan melakukan kegiatan RAFTING atau arung jeram.
Arung Jeram yaitu menyusuri sungai arusnya deras dan dalam dan juga terdapat jajaran bebatuan yang besar dan kondisi sungai yang jeram (turunan menukik) dan berkelok kelok dengan menggunakan perahu karet. Melihat sungai yang arusnya deras, dalam dan bebatuan yang kokoh perkasa siap menghantam menyebabkan andrenalin para santri bergolak, beberapa santri sempat MIRIS (ketakutan) ketiaka melihat langsung kondisi sungai yang akan mereka lalui. Suara jerit dan bulu bergidik tampak jelas ketika mereka baru turun dan naik ke atas perahu. Apalagi setelah perahu mulai berjalan dan tangan-tangan yang masih kaku mendayung dan secara spontan team guide sungai dari Paradise Bali Rafting (Riverguide Team) memberi aba-aba “dayung – dayung”, pekik suara takut dan kegirangan terdengar menyayat suasana.
Arung jeram yang dilakukan oleh santri PAY Putri Muhammadiyah Temanggung menyusuri sungai Elo sepanjang 12,5 km, dengan bimbingan dan arahan oleh Paradise Bali Rafting yang telah menerapkan system manajemen dan pelatihan yang berstandard internasional seperti system SPR, SAR dan Frist Aid, Asuransi serta perawatan dan peremajaan rafting equipment yang berkesinambungan, dan konon telah mendapat rekomendasi dari Rescue 3 Swiftwater, Rescue Level dan SOS Internasional, First AID dengan American Afilliation dan Australi Whitewater Standard. Mantaplah para santri untuk menantang alam keganasan sungai Elo yang eksotik dan menawan, selama hampir 2,5 jam para santri berteriak dan juga ada yang tercebur ke sungai mengarungi sungai Elo yang deras, dalam dan berkelok di antara bebatuan yang siap menghantap karena derasnya arus sungai, “Ngeri tapi Asyik” kata salah seorang santri yang baru saja berusia 5 tahun.
Arung jeram kali ini menyusuri sungai Elo yang terletak di Kabupaten Magelang, tepatnya untuk starting point (memulai mendayung) di desa Gedongan, Blondo Mungkid Kabupaten Magelang (Jembatan Double) Jalan raya Magelang – Yogya dengan interval (istirahat di tengah perjalanan) desa Pongangan Mungkid Magelang dan finish point (berakhir) di jembatan mendut mungkid Magelang. Dengan panorama yang indah, eksotik dan relief dinding sungai yang alami, tradisi masyarakat sekitar sungai yang ramah, dan rafting equipment yang memadai, pemandu sungai profesional, mampu menghilangkan rasa MIRIS (takut).
Arung jeram bagi santri PAY Putri Muhammadiyah Temanggung sebagai pemula didahului dengan Rafting Program yang meliputi briefing (prosedur keselamatan), welcome drink, pembagian kelompok (satu perahu 5-6 anak dan 1 pemandu sungai), pemakaian perlengkapan rafting (pelampung, dayung dan helmet), starting point (titik pemberangkatan), 1 jam pengarungan sampai di interval (pertengahan pengarungan istirahat) 15 menit untuk menikmati segarnya kelapa muda dan jajanan tradisional, dan pengarungan dilanjutkan selama 1,5 jam untuk mencapai finish point, kemudian mandi dan makan. “Besok kita taklukan sungai Progo dan Serayu Beee” celoteh seorang santri setelah kenyang sehabis makan dan sukses mengarungi sungai Elo, Allaahu akbar karunia Allah sungguh besar “...wa yaj’allakum anhaaraa. (...dan mengadakan sungai-sungai yang mengalir untukmu. Qs. Nuh 71:12) untukmu orang-orang yang senantiasa beristighfar kepada Allah.”
(Badrun Mustofa)

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 
 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar