Minggu, 11 November 2012

Larangan menghujat dan mencela Atsar dari Rasulullah dan para sahabat

 PENJELASAN KITAB SYARHUS SUNAH  (Imam Al Barbahari)
Oleh Bp. Bp. Agus Effendi, M.Ag. 
Disampaikan dalam Kajian Malam Rabu Muhammadiyah Temanggung, tanggal 6 Nopember 2012

Alhamdulillah kita masih berjumpa lagi dalam rangka meningkatkan ketaqwaan kita dengan menambah ilmu, Allah menggaris bawahi bahwa tidak sama antara orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu.  Imam Ibnu Abdulkhahar mengatakan: Orang-orang yang rajinberibadah dan beramal tetapi tidak rajin menuntut ilmu, maka pada ibadahnya yang ia lakukan lebih banyak rusaknya dari pada benarnya .
PASAL 66 
66. Jika anda mendengar orang yang menghujat atsar, tidak mau menerimanya atau mengingkari sebagai khabar yang datang dari Rasulullah maka jadikanlah ia tertuduh dalam Islam sebab ia seorang yang buruk pendapat dan madzhab, dan bahwasanya  ia menghujat Rasul  dan para  sahabatnya, dikarenakan kita mengenal Rasulullah , mengenal Al-Qur'an, mengenal kebaikan dan  keburukan, dan mengenal dunia dan   akhirat dengan atsar tersebut.  Sesungguhnya Al-Qur'an lebih butuh kepada Sunnah dari pada Sunnah kepada Al-Qur'an.
Penjelasan :
Menurut Imam Nawawi, Atsar adalah apa-apa yang bersumber pada Nabi Muhammad atau dari para sahabat. Sedangkan ulama yang lain mengatakan bahwa Atsar yang diriwayatkan dari Nabi disebut hadist atau sunah, sedang yang teriwayatkan dari sahabat disebut atsar. Adanya atsar kita jadi mengenal Rasulullah , mengenal Al-Qur'an, mengenal kebaikan dan  keburukan, dan mengenal dunia dan  akhirat. Jadi kita mengenal ucapan dan lafal dari Al Qur’an dari atsar Nabi dan sahabat.
Hadist riwayat Ibnu Majjah dari Amr bin Auf bin Zaid, Rasulullah bersabda : “B
arangsiapa yang  menghidupkan satu sunah diantara sunah-sunahku, kemudian diamalkan, dan dilakukan pula oleh orang lain disekitarnya, maka baginya mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya dengan tidak mengurangi pahala orang tersebut.”
Menurut Ibnu Majjah dalam Shohih nya, cara menghidupkan sunnah ada beberapa macam :
1.  Memahami petunjuk dalam sunnah,
2.  Mengamalkannya,
3.  Menyebarkannya diantara manusia,
4.  Menganjurkan orang lain untuk melaksanakannya,
5.  Mengingatkan orang lain ketika menyelisihinya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar