Selasa, 24 Januari 2012

PENJELASAN KITAB SYARHUS SUNAH (Imam Al Barbahari) PASAL 38 TENTANG NIFAQ

Oleh Bp. Bp. Agus Effendi, M.Ag.
Disampaikan dalam Kajian Malam Rabu Muhammadiyah Temanggung, tanggal 17 Januari 2012
PASAL 38
 
 38. Nifak adalah menampakkan Islam dan menyembunyikan kekufuran.
Orang yang terkena penyakit Nifaq ini sering disebut munafiq. Menurut para ulama nifaq ada 2 yaitu :
  1. Nifaq Iqtiqodi : Nifaq pada tahap keyakinan, seperti dulu ketika jaman Rasullullah SAW ada orang –orang yang mengikuti nabi, menampakkan keislamannya, tetapi dalam hatinya sangat membenci Nabi dan Islam. Dalam Al Quran Surat At Taubah sangat banyak dibicarakan sifat – sifat orang munafiq. Dalam ayat – ayat Al Qur’an, orang Nifaq Iqtiqodi ini diancam dengan 3 hal oleh Allah:
  1. Dilaknat oleh Allah, artinya dijauhkan dari rahmat Allah SWT.
  2. Diancam dengan neraka, bahkan ditempatkan di kerak yang paling bawah didalam neraka.
  3. Kekal didalam neraka, sama dengan orang kafir.
  1. Nifaq amali, orang - orang mukmin yang melakukan perbuatan, yang perbuatan itu biasanya dilakukan oleh orang – orang munafiq. Merujuk hadist Nabi, tanda tanda orang munafiq adalah :
  1. Kalau dia berbicara, dia berdusta,
  2. Kalau dia berjanji dia mengingkari,
  3. Kalau diberi amanat dia khianat
Jadi ketika ada orang mukmin yang berbicara tetapi berdusta, maka dia melakukan perbuatan yang sering dilakukan orang munafiq. Tetapi dia tidak dihukum atau disebut orang munafiq.
 Nifaq adalah memperlihatkan Islam secara lisan, tetapi menyembunyikan kekufuran dalam hatinya. Seperti firman Allah dalam QS. Al Baqarah (2): 14 : “ Dan ketika mereka (orang – orang munafiq) bertemu dengan orang-orang beriman, mereka berkata kami ini sudah beriman. Dan ketika mereka kembali kepada setan – setan mereka (orang kafir yang menjadi panutan mereka) ia berkata sesungguhnya kami bersama kalian, sesungguhnya kami hanya berolok-olok.” Dan juga firman Allah dalam QS. Al Munaafiquun (63):1: “Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah". Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar